Mengungkap Fakta dan Keadilan
Indeks

Pemkab Murung Raya Paparkan Peluang Investasi dan Rencana Pembangunan RPHU Higienis

ASPIRASINEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Sarwo Mintarjo, membuka kegiatan Pemaparan Peluang Investasi dan Rencana Pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) Higienis dalam rangka upaya penjaminan keamanan pangan di Kabupaten Murung Raya. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Luwansa, Kota Palangka Raya, Kamis (29/1/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan (stakeholder) terkait serta narasumber yang berkompeten di bidangnya. Pemaparan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab Murung Raya dalam mendorong investasi sektor pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dalam sambutannya, Pj Sekretaris Daerah Mura, Sarwo Mintarjo, menyampaikan bahwa pembangunan RPHU bukan semata-mata pembangunan infrastruktur fisik, melainkan merupakan kebutuhan strategis daerah yang memiliki dampak luas bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, berdasarkan data serta studi kelayakan yang telah dilakukan, proyek pembangunan RPHU higienis bertujuan untuk mewujudkan kemandirian pangan serta menjamin ketersediaan daging unggas yang memenuhi standar ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) bagi masyarakat Kabupaten Murung Raya.

“RPHU ini diproyeksikan memberikan dampak positif, khususnya dalam meningkatkan ketahanan pangan dengan mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah serta menstabilkan harga daging unggas lokal,” ujarnya.

Selain itu, Sarwo Mintarjo juga menekankan aspek sanitasi dan lingkungan. Menurutnya, keberadaan RPHU higienis akan memindahkan aktivitas pemotongan unggas ke fasilitas terpadu yang ramah lingkungan dan dilengkapi sistem pengolahan limbah yang terstandar.

Lebih lanjut, pembangunan RPHU ini juga bertujuan untuk mendukung akselerasi pemenuhan regulasi nasional, khususnya terkait kewajiban sertifikasi halal dan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) bagi setiap produk hewan yang beredar di masyarakat.

Dari sisi ekonomi, proyek tersebut diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru serta mendorong pertumbuhan peternak unggas mandiri di Kabupaten Murung Raya, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan perekonomian lokal. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *