ASPRASINEWS, Barito Timur – Bupati Barito Timur, M. Yamin, mengapresiasi PT Adaro Indonesia bersama mitra kerja atas dukungan terhadap program operasi katarak gratis tahun 2026 yang dilaksanakan di Puskesmas Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Jumat (9/10/2026).
Program tersebut menargetkan sebanyak 70 warga Barito Timur untuk mendapatkan layanan operasi katarak secara gratis. Kegiatan ini diharapkan membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan agar dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
Dalam sambutannya, M. Yamin menyampaikan bahwa program operasi katarak gratis merupakan bentuk kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan tindakan medis untuk mengatasi gangguan penglihatan.
“Saya mengapresiasi PT Saptaindra Sejati, PT Adaro Indonesia, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), Yayasan Amanah Bangun Negeri, serta seluruh mitra kerja yang telah berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program ini,” ujar Yamin.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, jajaran Puskesmas Ampah, puskesmas lain yang terlibat, tim dokter, tenaga kesehatan, serta panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, manfaat operasi katarak tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas penglihatan, tetapi juga berpengaruh terhadap kemampuan masyarakat dalam bekerja, beraktivitas, serta menjaga kemandirian dalam kehidupan sehari-hari.
“Program operasi katarak gratis ini saya nilai sangat memberikan manfaat nyata, terutama dalam membantu meningkatkan kualitas penglihatan, menunjang aktivitas sehari-hari, serta menjaga kemandirian masyarakat dalam bekerja dan berinteraksi dengan keluarga maupun lingkungan sekitar,” katanya.
Sejak 2003, Sekitar 7.000 Mata Telah Dioperasi
Berdasarkan informasi dari penyelenggara, program operasi katarak yang didukung melalui mobil operasi katarak PT Adaro Indonesia telah dilaksanakan sejak 2003. Hingga 2025, jumlah tindakan operasi yang dilakukan melalui program tersebut mencapai sekitar 7.000 mata.
Keberlanjutan program ini menjadi bagian dari kontribusi dunia usaha melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), yang dilaksanakan bersama mitra kerja untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
Pada 2026, pelaksanaan program di Kabupaten Barito Timur dengan target 70 operasi menjadi bagian dari kerja sama pemerintah daerah, perusahaan, dan mitra kerja dalam program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.
Bupati berharap kolaborasi tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan mereka.
Keselamatan dan Pemulihan Peserta Jadi Perhatian
Selain memperluas akses pelayanan, aspek keselamatan pasien, mutu tindakan medis, dan kenyamanan peserta selama kegiatan juga menjadi perhatian penting.
Koordinasi antara Dinas Kesehatan, puskesmas, tenaga medis, dan pihak penyelenggara diperlukan dalam setiap tahapan, mulai dari pendataan dan pemeriksaan peserta, pelaksanaan operasi, hingga pemantauan kondisi pasien setelah tindakan medis.
Peserta juga diharapkan mengikuti arahan dokter dan tenaga kesehatan serta menjalani perawatan lanjutan sesuai petunjuk medis untuk mendukung proses pemulihan.
Melalui program ini, Pemkab Barito Timur berharap sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat semakin kuat sehingga manfaat program kesehatan dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, Camat Dusun Tengah, Prismayamdi, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Red)












