Mengungkap Fakta dan Keadilan
Indeks

Buka FASI VII Murung Raya, Rahmanto Muhidin: Bukan Sekadar Lomba, tetapi Membentuk Generasi Qurani

Murung Raya – Bupati Murung Raya, Heriyus, melalui Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, secara resmi membuka Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) ke-VII di Masjid Nurul Islam, Puruk Cahu, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga 8 November 2026 tersebut diikuti ratusan santri dari berbagai lembaga pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Murung Raya. Pembukaan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para ustaz dan ustazah, serta peserta lomba.

FASI menjadi salah satu wadah pembinaan generasi muda Islam sekaligus upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Rahmanto Muhidin menegaskan bahwa FASI bukan sekadar ajang perlombaan untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membentuk mental, karakter, dan akhlak anak agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, jujur, sabar, ramah, serta berakhlak mulia.

“Siap kalah dan siap menang. Kalah dan menang bukan ukuran utama. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar keberanian, kejujuran, sportivitas, sekaligus mempererat silaturahmi antarsantri se-Kabupaten Murung Raya,” ujarnya.

Ia berharap melalui FASI, kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an semakin tumbuh sehingga mampu melahirkan generasi Islam yang tidak hanya pandai membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Pada kesempatan tersebut, Rahmanto juga menyampaikan apresiasi kepada para ustaz dan ustazah atas dedikasi, kesabaran, serta pengabdian mereka dalam membimbing dan membina para santri.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung keberadaan guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA/TPQ), termasuk melalui pemberian bantuan kepada para ustaz dan ustazah.

Bagi guru yang belum menerima bantuan, Rahmanto mengimbau agar menyampaikan usulan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Ketua Panitia FASI VII, M. Laihim, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini diikuti 22 lembaga pendidikan Al-Qur’an dari Kecamatan Murung, Laung Tuhup, dan Permata Intan, dengan total 231 santri.

Dari jumlah tersebut, peserta terdiri atas 33 santri TKA, 119 santri TPA, dan 79 santri TQA. Mereka mengikuti berbagai cabang perlombaan, di antaranya tartil, tilawah, azan dan ikamah, cerdas cermat, menggambar, mewarnai, ceramah agama, kisah Islami, serta kaligrafi.

Lebih lanjut, Rahmanto berharap pelaksanaan FASI pada tahun mendatang dapat semakin meriah dan berkembang. Bahkan, ia mendorong agar kegiatan tersebut dapat digelar di panggung terbuka sehingga mampu menjangkau partisipasi masyarakat yang lebih luas.

Menurutnya, FASI merupakan tahap awal pembinaan santri untuk mempersiapkan generasi Qurani yang memiliki kemampuan dan mental berkompetisi pada jenjang lebih tinggi, seperti Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

Dengan demikian, FASI diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mencetak generasi muda Murung Raya yang religius, berkarakter, dan berakhlak mulia. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *