Mengungkap Fakta dan Keadilan
Indeks

Media Lebih Banyak dari Wartawan, IWO Barito Utara Soroti Potensi Penyimpangan Anggaran

ASPIRASINEWS, Muara Teweh – Polemik terkait syarat kepemilikan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bagi wartawan di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, memicu audiensi antara insan pers dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat.

Sebanyak 20 wartawan yang bertugas di Barito Utara mendatangi kantor Diskominfo dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Kominfo, Iksan, didampingi Kepala Bidang Multimedia, Halil, di Gedung Diskominfo Barito Utara, Selasa (28/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Kominfo menegaskan bahwa kepemilikan UKW tidak bersifat wajib bagi wartawan, namun pihaknya mendorong seluruh wartawan agar dapat mengikuti uji kompetensi sebagai bagian dari peningkatan profesionalisme.

“Kami akan mengupayakan agar rekan-rekan wartawan yang bertugas di Barito Utara dapat mengikuti UKW, dan Diskominfo siap memfasilitasi kegiatan tersebut apabila memungkinkan,” ujar Iksan.

Terkait kerja sama media di lingkungan Diskominfo, Iksan menegaskan bahwa ke depan pihaknya akan melakukan seleksi lebih ketat. Ia menekankan prinsip satu wartawan satu media, serta tidak lagi memperbolehkan satu wartawan membawa banyak media dalam kerja sama pemerintah.

“Wartawan yang menjalin kerja sama juga wajib berdomisili di Barito Utara. Ini demi tertib administrasi dan profesionalisme,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan salah satu media online di Barito Utara, M. Agustian Rajab, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Diskominfo atas kejelasan kebijakan tersebut. Ia berharap proses seleksi media dilakukan secara objektif dan adil.

“Kami berharap Diskominfo lebih selektif dalam menentukan media yang berkontrak agar tercipta pemerataan dan keadilan bagi seluruh media lokal yang aktif dan profesional,” ungkapnya.

Agustian Rajab yang dikenal sebagai wartawan online senior juga mengonfirmasi bahwa terkait surat edaran sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo sepakat ada beberapa poin yang akan disesuaikan secara internal karena kebijakan tersebut sudah terlanjur dikeluarkan.

Terpisah, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Barito Utara, Hison, menyoroti data jumlah media dan wartawan yang disebut mencapai sekitar 145 orang di Kabupaten Barito Utara. Menurutnya, data tersebut perlu dilakukan audit faktual.

“Berdasarkan data di lapangan, wartawan yang tergabung dalam PWI hanya sekitar 20 orang lebih, sementara wartawan online non-PWI sekitar 40 orang lebih. Saat ini media di luar PWI tercatat sekitar 44 orang,” jelas Hison saat dikonfirmasi.

Ia menegaskan, apabila benar terdapat data hingga 146 wartawan atau media, maka hal tersebut patut dipertanyakan.

“Jika data tersebut benar, maka kuat dugaan adanya permainan media dan berpotensi menimbulkan penyimpangan anggaran,” pungkas Hison. (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *