Mengungkap Fakta dan Keadilan
Indeks

APBD Bartim 2027 Mulai Dibahas, Enam Fraksi Sampaikan Pandangan dan Masukan

oplus_0
ASPRASINEWS, TAMIANG LAYANG – Enam fraksi pendukung di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Timur (Bartim) menyampaikan pandangan umum terhadap penyampaian kepala daerah mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027.
Pandangan umum fraksi tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Barito Timur yang digelar pada Senin (12/10/2026).

Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Bartim, Eskop, didampingi Wakil Ketua II Mardianto. Turut hadir anggota DPRD, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Timur Misnohartaku, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta undangan lainnya.

Enam fraksi yang menyampaikan pandangan umum tersebut yakni Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar), Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Fraksi Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), serta Fraksi Gabungan Persatuan Solidaritas Rakyat Demokrasi (PSRD).

Pada prinsipnya, seluruh fraksi menyatakan persetujuan terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2027 untuk dibahas lebih lanjut, dengan disertai sejumlah catatan, saran, dan masukan kepada pemerintah daerah.

Pandangan umum fraksi menjadi bagian penting dalam proses pembahasan anggaran daerah. Melalui forum tersebut, DPRD menyampaikan perhatian terhadap berbagai aspek perencanaan dan penganggaran agar program pemerintah daerah dapat disusun sesuai kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan.

Catatan serta masukan yang disampaikan fraksi-fraksi diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menyempurnakan rancangan APBD 2027, baik dari sisi perencanaan program, pengalokasian anggaran, maupun efektivitas pelaksanaannya.

Pembahasan RAPBD 2027 selanjutnya diharapkan dapat mempertemukan prioritas pemerintah daerah dengan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD.

Dengan demikian, APBD tidak hanya menjadi dokumen perencanaan keuangan daerah, tetapi juga instrumen untuk mendukung pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Timur. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *