Mengungkap Fakta dan Keadilan
Indeks

Bupati Heriyus Hadiri Pemberkatan dan Peresmian Biara Elioteria, Perkuat Pelayanan Rohani di Murung Raya

ASPIRASINEWS, PURUK CAHU – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, menghadiri acara Pemberkatan dan Peresmian Biara Elioteria Murung Raya yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita di kompleks Christian Center, Puruk Cahu, Sabtu (4/7/2026).

Peresmian Biara Elioteria menjadi momentum penting dalam memperkuat pelayanan rohani sekaligus mempererat sinergi antara gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kehidupan yang harmonis di Kabupaten Murung Raya.

Kegiatan tersebut dihadiri Uskup Palangka Raya, para pastor, suster, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Murung Raya, jajaran Pemerintah Kabupaten Murung Raya, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menyampaikan rasa syukur atas berdirinya Biara Elioteria sebagai rumah pelayanan rohani yang baru di Kabupaten Murung Raya. Menurutnya, pembangunan biara tersebut merupakan buah dari doa, pengorbanan, kerja keras, dan kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan kehidupan beragama.

“Biara Elioteria ini berdiri bukan karena kebetulan, melainkan karena iman, doa, dan harapan besar untuk menghadirkan pelayanan yang membawa kasih, damai, dan pengabdian bagi masyarakat,” ujar Heriyus.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Murung Raya merupakan rumah bersama bagi seluruh masyarakat yang menjunjung tinggi nilai toleransi, keberagaman, serta kerukunan antarumat beragama. Karena itu, kehadiran Biara Elioteria dinilai semakin memperkuat semangat persaudaraan sekaligus menjadi bukti bahwa ruang untuk bertumbuh dalam iman dan pelayanan terus terbuka.

Menurut Heriyus, Biara Elioteria tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembinaan rohani, tetapi juga diharapkan menjadi tempat pembentukan karakter, pelayanan sosial, dan pembinaan generasi muda agar memiliki nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan semangat pengabdian kepada sesama.

“Biara ini diharapkan mampu menjadi ruang pelayanan bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan pendampingan, perhatian sosial, serta penguatan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan pembangunan mental, moral, dan spiritual masyarakat.

“Pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang beriman, berakhlak, dan mampu hidup berdampingan dalam keberagaman. Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan terus mendukung setiap upaya yang memperkuat kehidupan beragama dan mempererat persatuan masyarakat,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Heriyus menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, donatur, para pastor, suster, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan Biara Elioteria hingga dapat diresmikan.

Ia berharap keberadaan Biara Elioteria menjadi pusat pelayanan yang terus menebarkan kasih, kedamaian, dan harapan, tidak hanya bagi umat Katolik di Murung Raya, tetapi juga bagi masyarakat Kalimantan Tengah bahkan Indonesia.

“Semoga Biara Elioteria menjadi tempat yang melahirkan pelayanan yang tulus, memperkuat persaudaraan, serta membawa berkat bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya Murung Raya yang religius, harmonis, dan sejahtera,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *